SMKN 6 Yogyakarta Ajak Berbagai Pihak di Kelas Inspirasi

Blog Single

SAHABAT KELUARGA-Melibatkan pihak-pihak dari instansi pemerintah, dunia usaha, dan alumni sebagai motivator dan inspirator bagi siswa merupakan salah satu bentuk dari kegiatan kelas inspirasi. Hal itu dipahami oleh Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 6 Yogyakarta, sekolah kejuruan yang memiliki jurusan Akomodasi Perhotelan, Usaha Perjalanan Wisata, Tata Busana, Tata Boga dan Tata Kecantikan.

SMK yang masuk dalam SMK kelompok Pariwisata itu mengadakan kelas inspirasi dalam bentuk pembekalan bagi siswa kelas XII yang akan menyelesaikan pendidikannya dan siap memasuki dunia kerja.  Kegiatan pembekalan ini menjadi agenda rutin tahunan usai siswa kelas XII menghadapi Ujian Nasional.

Salah satu pihak yang diundang dalam pembekalan itu adalah Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi(Disnakertrans) Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Materi yang diberikan Disnakertrans antara lain tentang mencari kerja yang benar, upah minimum regional yang berlaku saat itu, serta beberapa peraturan perundang-undangan yang wajib diketahui siswa yang akan memasuki dunia usaha. Dalam kesempatan itu, para siswa diberi kesempatan bertanya mengenai segala hal yang ingin mereka ketahui tentang dunia kerja.

Di lain kesempatan, siswa juga diberi kesempatan untuk berdialog dengan pelaku kewirausahaan, dunia usaha dan kalangan yang berprofesi di dunia industri. Dihadapan para siswa, mereka memaparkan proses yang mereka jalani sejak dari nol sampai mencapai keberhasilan. Diharapkan, siswa menjadi termotivasi dan terinspirasi untuk bekerja keras dalam menjalani pekerjaan kelak. Di sisi lain, siswa, sebagai lulusan SMK, diharapkan melirik dunia kewirausahaan sebagai alternatif dalam memasuki dunia kerja, tidak semata-mata untuk menjadi pegawai atau karyawan suatu perusahaan.

Pihak lain yang tak kalah penting untuk memberikan motivasi pada para siswa adalah para alumni yang dinilai berhasil dalam pekerjaan atau usaha. Beberapa alumni yang pernah diundang untuk memberikan motivasi antara lain seorang alumni yang berlatarbelakang keluarga tidak mampu namun kini mampu memiliki usaha laundry dan sekaligus melanjutkan pendidikan di Universitas Negeri Yogyakarta dengan biaya sendiri.

Alumni lain yang juga pernah diundang dalam kelas inspirasi itu juga dari kalangan tidak mampu. Namun ia memiliki cita-cita yang kuat dan tinggi. Ia pernah bekerja sebagai TKI di Malaysia. Di Negeri Jiran itu, ia juga mempunyai usaha sambilan berupa pelayanan jasa perawatan kecantikan. Kembali Ke Indonesia setahun berikutnya, ia membuka usaha salon sendiri dan juga melanjutkan pendidikan di Universitas Negeri Yogyakarta.

SMKN 1 Yogyakarta juga menyadari pentingnya peran orang tua dalam mendukung prestasi anak. Dengan kesadaran itu, Di awal tahun pelajaran, khususnya bagi siswa baru kelas X, para orang tuanya diundang ke sekolah. Selain sekaligus mengantar anak, para orang tua juga diperkenalkan pada para guru, kepala sekolah serta diajak berkeliling lingkungan sekolah. Mereka juga diperkenalkan pada kurikulum yang diterapkan, tata tertib sekolah, dan kegiatan ekstra kurikuler bisa diikuti para siswanya.

Sementara di kelas XI, orang tua juga diundang untuk menghadiri pelantikan Dewan Ambalan yang merupakan tim pengurus kegiatan ekstrakurikuler kepramukaan. Dengan menghadiri pelantikan Dewan Ambalan itu, para orang tua mengetahui, bahwa anaknya aktif di kepramukaan sehingga diharapkan mendukung kegiatan si anak itu.

Di akhir tahun, orang tua, khususnya orang tua dari siswa jurusan Tata Boga, juga diundang untuk menyaksikan  pameran yang menampilkan hasil karya anak-anaknya dalam ujian kompetensi siwa. Tak hanya menyaksikan, para orang tua juga diberi kebebasan untuk membeli hasil karya para siswa yang menarik minatnya. Dalam acara tersebut, juga diundang pejabat dari dinas pendidikan kota dan propinsi serta sekolah-sekolah lain. *****

Sumber : Tulisan Sarining Pribadi ( Guru BK SMKN 6 Yogyakarta)

Ditulis ulang oleh Yanuar Jatnika