Bersama, Kita Hentikan Perundungan!

Kemendikbudristek berkomitmen dalam menghapus perundungan di lingkungan pendidikan.
Ayo bergabung menjadi bagian dari perubahan!

41%

Pelajar berusia 15 tahun di Indonesia pernah mengalami perundungan setidaknya beberapa kali dalam satu bulan
(Sumber: PISA 2018)

41%

Pelajar berusia 15 tahun di Indonesia pernah mengalami perundungan setidaknya beberapa kali dalam satu bulan
(Sumber: PISA 2018)

2 dari 3

Anak perempuan dan laki-laki usia 13-17 tahun di Indonesia pernah mengalami paling tidak satu jenis kekerasan dalam hidup mereka (Sumber: SNPHAR 2018)

2 dari 3

Anak perempuan dan laki-laki usia 13-17 tahun di Indonesia pernah mengalami paling tidak satu jenis kekerasan dalam hidup mereka
(Sumber: SNPHAR 2018)

Di tahun 2021, Kemendikbudristek bekerjasama dengan UNICEF Indonesia dan mitra melaksanakan program pencegahan perundungan dan kekerasan berbasis sekolah melalui Program Roots.

#StopPerundungan #KitaSemuaSayangTeman

Jika Anda terdaftar sebagai Fasilitator Nasional, Fasilitator Guru, serta Siswa Agen Perubahan untuk program Roots, silakan akses materi belajar daring.

Apa itu program Roots?

Di tahun 2021, Kemendikbudristek bekerjasama dengan UNICEF Indonesia dan mitra melaksanakan program pencegahan perundungan dan kekerasan berbasis sekolah “Roots Indonesia” ke lebih dari 1.800 SMP dan SMA Sekolah Penggerak dan SMK Pusat Keunggulan. Program Roots Indonesia akan melibatkan siswa sebagai Agen perubahan dan guru sebagai Fasilitator.

Apa peran siswa Agen Perubahan?

Agen Perubahan adalah 30 siswa yang dipilih dari tiap sekolah untuk menyebarkan dan menanamkan nilai-nilai kebaikan dan anti-kekerasan di sekolah.

Apa peran guru sebagai Fasilitator?

Fasilitator Guru bertujuan untuk memfasilitasi diskusi yang dilakukan bersama Agen Perubahan dalam pertemuan Roots setiap minggunya, Fasilitator Guru juga berperan dalam memfasilitasi siswa untuk melaporkan dan menindaklanjuti laporan perundungan atau kekerasan di sekolah.

Bagaimana kami melakukannya?

Dilaksanakan secara daring, pelaksanaan program ini berjalan dalam 4 (empat) tahapan.

Pelatihan Fasilitator Nasional
Pendaftaran Sekolah dan Fasilitator Guru
Survei Awal dan Pemilihan Agen Perubahan
Aktivitas Bersama Agen Perubahan

Sebagai tahap awal, program Roots masih terbatas pada SMP dan SMA Sekolah Penggerak serta SMK Pusat Keunggulan. Kedepannya, Roots akan dilaksanakan di seluruh sekolah secara bertahap.

Mari pelajari bersama berbagai tips dan materi terkait pencegahan dan penanganan perundungan!

Simak konten kampanye menarik tentang perundungan di:

@cerdasberkarakter.kemdikbudri
Cerdas Berkarakter Kemdikbud RI
Cerdas Berkarakter Kemdikbud RI